Langsung ke konten utama

Konsep Functional Programming Kotlin Bahasa Indonesia

  Functional Programming Seperti yang sudah disampaikan di awal akademi. Kotlin adalah sebuah  multiparadigm programming language.  Artinya selain merupakan bahasa pemrograman berorientasi objek, dalam penulisan sintaksnya Kotlin menggunakan gaya  functional programming . Untuk mengawalinya, perhatikan kode berikut: val list = getListUser ()   fun getUsername (): List < String >{     val name = mutableListOf < String >()     for ( user in list ){         name . add ( user . name )     }     return name } Kode di atas biasanya kita tuliskan untuk mendapatkan nilai tertentu dari sebuah list. Karena kode pada Kotlin bisa dituliskan dengan gaya fungsional, maka kode di atas cukup dituliskan seperti berikut: fun getUsername (): List < String >{     return list . map {         it . name     } } Itu adalah salah satu contoh kenapa Kotlin termasu...

Kotlin Untuk Aplikasi Android


 

Kotlin Untuk Aplikasi Android

Berbeda dengan aplikasi server-side, aplikasi mobile biasanya membutuhkan proses pengembangan yang lebih cepat. Selain itu, dengan begitu banyaknya tipe perangkat mobile, developer perlu memastikan bahwa aplikasinya dapat berjalan dengan baik pada semua perangkat. Dengan semua fitur yang Kotlin tawarkan, terpenuhilah semua kebutuhan pada pengembangan aplikasi mobile. Berikut ini adalah beberapa kelebihan mengembangkan aplikasi Android dengan Kotlin:

  • Compatibility
    Kotlin sepenuhnya kompatibel dengan JDK 6. Ini memastikan bahwa aplikasi yang dibangun dengan Kotlin dapat berjalan pada perangkat Android yang lebih lama tanpa ada masalah. Android Studio pun mendukung penuh pengembangan dengan bahasa Kotlin.

  • Performance
    Dengan struktur bytecode yang sama dengan Java, aplikasi yang dibangun dengan Kotlin dapat berjalan setara dengan aplikasi yang dibangun dengan Java. Terdapat juga fitur seperti inline function pada Kotlin yang membuat kode yang dituliskan dengan lambda bisa berjalan lebih cepat dibandingkan kode yang sama dan dituliskan dengan Java.

  • Interoperability
    Anda dapat menggunakan bahasa Kotlin bersamaan dengan bahasa Java, tanpa harus memigrasikan semua kode lama Anda ke Java. Sehingga Anda dapat memanggil kode Java dari Kotlin dan sebaliknya. Inilah alasan yang menyebabkan Kotlin menjadi cepat diterima oleh developer.

  • Compilation Time
    Kotlin mendukung kompilasi inkremental yang efisien. Oleh karena itu, proses build biasanya sama atau lebih cepat dibandingkan dengan Java.


Perkembangan Kotlin pada Android pun bisa dibilang sangat cepat. Bahkan pada acara Google I/O 2019 lalu, Google mengumumkan Kotlin First!, yaitu menetapkan Kotlin sebagai bahasa pemrograman nomor 1 (satu) untuk Android. Hampir semua update pada Android saat ini sudah menggunakan Kotlin pada dokumentasinya. Tim Android juga merilis Android Jetpack yang merupakan sekumpulan library yang dapat digunakan untuk memanfaatkan fitur bahasa Kotlin dengan lebih advanced. Semua dokumentasi juga disediakan dengan sangat jelas dan lengkap pada https://developer.android.com/kotlin/ atau https://kotlinlang.org/docs/reference/android-overview.html

Postingan populer dari blog ini

List Kotlin Bahasa Indonesia

  Collections Setelah berkenalan dan mempelajari data class, selanjutnya kita akan mencoba untuk mempelajari  collection . Bayangkan ketika kita ingin menyimpan dan memanipulasi sebuah objek. Kita perlu sebuah komponen yang mampu menambahkan, menghapus, mencari, bahkan mengurutkan sebuah data. Semua tugas itu bisa kita lakukan dengan bantuan collection. Collections sendiri merupakan sebuah objek yang bisa menyimpan kumpulan objek lain termasuk data class. Dengan collection kita bisa menyimpan banyak data sekaligus. Di dalam collections terdapat beberapa objek turunan, di antaranya adalah  List ,  Set , dan  Map . Mari kita pelajari satu per satu objek turunan tersebut. List Yang pertama adalah List. Dengan List kita dapat menyimpan banyak data menjadi satu objek. Sebagai contoh, kita bisa membuat sebuah List yang berisi sekumpulan data angka, karakter atau yang lainnya. Yang menarik, sebuah List tidak hanya bisa menyimpan data dengan tipe yang sama. Namun juga b...

Data Class Kotlin Bahasa Indonesia

  Data Class Pada sub-modul ini, kita akan mempelajari sebuah fitur menarik pada Kotlin, yaitu  Data Class . Kotlin mengenalkan konsep data class yang merupakan sebuah kelas sederhana yang bisa berperan sebagai data  container . Data class adalah sebuah kelas yang tidak memiliki logika apapun dan juga tidak memiliki fungsionalitas lain selain menangani data. Kenapa disebut dengan kelas sederhana? Seperti yang sudah kita ketahui, Kotlin memungkinkan kita untuk menulis kode dengan ringkas dan lebih efisien. Dalam membuat sebuah data class, kita tidak perlu menuliskan banyak kode yang seharusnya dibutuhkan untuk mengelola sebuah data. Data class mampu menyediakan beberapa fungsionalitas yang biasanya kita butuhkan untuk mengelola data hanya dengan sebuah  keyword   data . data class User ( val name : String , val age : Int ) Hanya dengan satu baris kode di atas, kompiler akan secara otomatis menghasilkan  constructor ,  toString() ,  equals() ,...

Break dan Continue Kotlin Bahasa Indonesia

  Break dan Continue Ketika melakukan perulangan, terkadang kita dihadapkan dengan data yang tak sesuai harapan. Contoh, seperti berikut: fun main () {     val listOfInt = listOf ( 1 , 2 , 3 , null , 5 , null , 7 )     for ( i in listOfInt ) {         print ( i )     } } /*    output: 123null5null7 */ Proses perulangan pada kode di atas akan menghasilkan nilai  null . Jika kita mengelola nilai tersebut, ada potensi  NullPointerException  di sana. Lalu bagaimana kita melewatkan atau menghentikan proses perulangan jika nilai yang dihasilkan bernilai  null ? Nah, di sini kita bisa menggunakan  Break  dan  Continue . Continue digunakan untuk melewatkan proses iterasi dan lanjut dengan proses iterasi berikutnya. Sementara itu, Break digunakan untuk menghentikan proses iterasi. Berikut adalah contoh proses iterasi pada kode di atas. Kita akan coba melewatkannya jika nilai yang dihasi...